Semakin banyak tempat yang kita kunjungi, semakin banyak ilmu yang akan kita dapatkan.
Kali ini aku kembali mengingat dan menuliskan pengalamanku beberapa kali berkunjung ke Sabah, Malaysia. Kali ini aku akan menceritakan kunjungan pertama ku
Kunjungan pertamaku ke Sabah pada bulan September 2013, pada saat itu aku berencana hanya 3 hari di Sabah, Perjalanan dimulai dari Jakarta. Terbang ke Singapore, seperti biasa aku melakukan control jantung di Tan Tock Seng Hospital, Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Kota Kinabalu, Sabah.
Perjalanan ke Sabah kurang lebih 2 Jam 15 menit dari Singapore. Sesampainya di Sabah aku merasakan suasana yang berbeda bila dibandingkan dengan negeri-negeri di Malaysia lainnya. dan yang paling menarik, penduduk dari semenanjung ( Kuala Lumpur, Penang, dan malaysia barat tetap harus melalui proses immigrasi untuk dapat memasuki wilayah Sabah ini.) hmmmm inilah pelajaran pertama yang aku petik hari ini.
Proses pemeriksaan passport kulewati,, sambil mendorong trolley aku menuju ke luar airport. menunggu Keluarga yang akan menjemputku.
Aku membawa bika ambon sebagai oleh-oleh sesuai permintaan, juga Royal Salute Red.
selang beberapa menit, keluarga datang menjemput.. yihaaaaa.... adventure begin...
Warm hug,.. forehead kiss n then.. all set..
here we go....
makan first..
 |
| halal dimsum.. its my fave now... |
Pertama aku mencoba dimsum disini..
Rasanya enak banget.
Uniknya Sabah... majority penduduknya berkulit putih, sabahan.. look like chinesse..
Ada beberapa suku di sana yang ras nya seperti chinesse,.
Ada suku iban, khadazan, dan lain lain. Kalau di malaysia mereka lebih dikenal dengan sebutan Sabahan artinya orang sabah.. Dan ras nya lebih ke china-chinaan.
Komunitas muslim disini tidak terlalu banyak, begitu juga dengan India.
Sabahan di dominasi oleh suku iban, khadazan yang wajah dan perawakannya lebih mirip suku tionghoa, dan bahasanya pun lebih mirip bahasa kalimantan Indonesia..
Dan yang paling khas di Sabah adalah... BOLEH BAH... :)
 |
| View from my hotel room in Tanjung Aru Sabah |
Hari pertama ini aku dibawa jalan jalan ke Tanjung Aru, Pantai yang paling terkenal di Kota Kinabalu, Menikmati pemandangan Kota Kinabalu dari Kereta Api Wisata, (kereta api jaman dahulu yang diberdayakan untuk objek wisata)
malam harinya aku dibawa mengunjungi pasar malam philipino night market. Mayoritas disini penjualnya adalah philipino, Pasar ini ada di daerah Gaya Street Kota Kinabalu.
Hari kedua kami berangkat lagi ke salah satu pulau tujuan wisata di Sabah, yaitu Pulau Labuan.
Pulau yang terkenal dengan Duty Free nya.Perjalanan ke Labuan ditempuh selama dua jam dari Kota Kinabalu dengan menggunakan Ferry.
 |
| Otw ke Pelabuhan |
 |
| Ticket Ferry ke Labuan |
Perjalanan kali ini sangat menggembirakan, Sebenarnya setiap perjalanan sangat menggembirakan bagi saya.
 |
| Suasana dalam Ferry ke Pulau Labuan |
Sesampai di Labuan, kami melewati proses pemeriksaan lagi, woww pulau ini special, Karena pulau ini terkenal dengan Duty Free. Kami duduk sejenak di pelabuhan, memikirkan apa rencana selanjutnya..
 |
| Pelabuhan Pulau Labuan |
 |
| Pelabuhan Pulau Labuan |
 |
| Labuan Here I am |
 |
| Labuan.. Here I am |
Akhirnya kami memutuskan menyewa satu mobil Myvi.. untuk berkeliling keliling Pulau Labuan..
Pulau ini berukuran mungil, Berkeliling pulau ini hanya butuh waktu satu sampai satu setengah jam saja, Hal yang paling banyak dilihat disini adalah Hotel, Bar, Pub Cafe, Wine n Liquor Shop.
Kami berkeliling, menikmati suasana sore sampai malam. Makan mie kolok (sama saja dengan mie kolok di Kota kinabalu), dan nongkrong di Cafe, Malamnya kami menikmati night life di bar setempat. Hmmmm seperti yang saya ungkapkan tadi... disini banyak banget bar, cafe, dan banyak banget philipino girl. so cute actually Mereka berpostur kecil seperti orang orang sunda kalau di Indonesia. Hmmmm night life so happening here...
Semalam di Labuan kami sudah cukup puas. Segera balik ke Kota Kinabalu. Sebelum pulang, kami sempatkan belanja mumpung kota/pulau ini Pulaunya Duty Free..
Belanja rokok untuk rekan rekan di Kota Kinabalu, Wine dan liquor.
Seharusnya setiap orang hanya boleh membeli 2 botol wine,.. tapi berkat keahlian dan kenalan yang ada kami berhasil membeli banyak Liquor dan wine untuk rekan rekan di Kota Kinabalu.
 |
| Hasil buruan untuk Mr K |
Kali ini perjalanan ferry dari Labuan ke Kota Kinabalu, kami habiskan untuk tidur di dalam ferry.. hahahaha sisa capek berjalan-jalan semalam membuat kami lelap sampai akhirnya tiba di waterfront Kota Kinabalu.
Sampai di Kota Kinabalu (KK) kami istirahat sejenak, Melanjutkan acara jalan2 keliling Kota Kinabalu...
Puas berkeliling Kota Kinabalu akhirnya kami menuju Kundasang.
Perjalanan ke Kundasang memanjakan mata kita dengan pemandangan alam yang hijau dan indah
Boleh Bah ...
Perjalanan selanjutnya adalah ke Kundasang
Menikmati Strawberry hasil alam Kundasang
 |
| Kundasang Strawberry |
Daerah Kundasang berhawa dingin karena terletak di lereng Pegunungan Kinabalu.
Banyak buah dan sayur hasil alam lokal dijual disini. Selain itu makanan ringan khas disini adalah chicken wing bbq... atau sayap ayam yang di bakar..
Pemandangan di Kaki gunung Kinabalu ini sangat indah, dingin dan menyegarkan.
Diperjalanan kami singgah di toko pusat souvenir setempat, namanya Pekan Nabalu...
Seperti biasa ada beberapa hasil buruan yang saya beli,, hehehe untuk kenang kenangan..
Ingin rasanya masuk ke Dairy Farm, yaitu peternakan sapi perah yang sekaligus dengan pengolahan susu dan yoghurt. Namun kami sampai di Desa Dairy Farm terlalu sore, sehingga sudah tidak bisa lagi masuk untuk melihat lihat. Suatu saat nanti aku pasti akan ke sini dan berkunjung ke Dairy Farm.
 |
| beberapa hasil buruan di Pekan Nabalu. |
Puas berjalan jalan di Kundasang, Kami teruskan perjalanan ke Sandakan. Waktu tempuh ke Sandakan lebih kurang 4 jam perjalanan darat.
Lelah diperjalanan hilang begitu sampai di Sandakan. Aku dibawa menikmati sea food yang sangat terkenal dan enak banget di Sandakan
Dan akhirnya perjalanan yang hanya direncanakan 3 hari, berubah menjadi 5 hari.
Berat hati meninggalkan Sandakan. Begitu banyak kisah indah di Sandakan. Aku berharap suatu saat nanti aku akan datang kesini lagi..
Hari terakhir di Sandaka, aku berkeliling kota kecil ini dan menikmati dimsum khas Sandakan. Kemudian berangkat ke Airport untuk melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur dan kembali ke Jakarta.
 |
| Its time to go home |
Setelah sedikit drama di Airport, akhirnya aku berangkat meninggalkan Sandakan,.. Terbang menuju Kuala Lumpur ..
 |
| Bye Sandakan,, Bye My K. Till we meet again |
Perjalanan ini begitu menyenangkan..
Till we meet again..
U r always in my heart..
Jakarta - Singapore - Kota Kinabalu - Sandakan - Kuala Lumpur - Jakarta.
Hatiku tertinggal di Sabah...