Rabu, 17 Mei 2017

Taman Bunga Nusantara.. Cipanas Indonesia..

Tahun lalu saya sempat berjalan-jalan ke kawasan Taman Bunga Nusantara di cipanas provinsi Jawa Barat dengan teman masa kecil ku, Namanya Etika Purna Wanita. Perjalanan kami mulai dari Jakarta menggunakan Kereta Commuter menuju bogor. Dari bogor kami naik angkot ke terminal Baranangsiang.. Kemudian dari terminal Baranang Siang kami naik Angkutan Pedesaan menuju Cipanas.

Perjalanan tidak semulus yang kami kira, Angkutan pedesaan yang kami tumpangi ke Cipanas tidaklah senyaman yang kami bayangkan.. Angkutan nya berupa kendaraan minivan yang dimodifikasi menjadi angkutan penumpang dan tentu saja dengan posisi tempat duduk yang dibuat sangat rapat bahkan buat orang dengan tubuh pendek seperti saya saja sudah terasa sangat sempit. Dengan posisi duduk berdesak-desakan kami menempuh perjalanan ke Cipanas dalam waktu 3 jam lebih dengan medan yang berliku, tanjakan dan turunan serta sesak nafas karena ada penumpang yang merokok di dalam angkutan..(lengkap sudah penderitaan) hihihihi....

Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang tidak menyenangkan kami sampai di Taman Bunga Nusantara. Ahhh sungguh capek dan sumpeknya perjalanan terobati dengan keindahan Taman Bunga Nusantara. Seketika kami takjub dengan keindahan Taman Bunga Nusantara ini. Setelah membeli tiket masuk kami langsung masuk dan membeli beberapa tiket atraksi kereta api mini dan lain2 atraksi di dalamnya.

Suasana di dalam Taman Bunga Nusantara

Eet senyum manis



Ada banyak pojok yang bisa kita kunjungi di dalam Taman Bunga Nusantara ini. Tidak kalah dengan taman2 wisata di luar negeri. hanya saja kekurangannya adalah sikap dan kebiasaan pengunjung yang masih belum bisa menjaga kebersihan, masih ada yang menginjak rumput dan bunga hanya sekedar untuk berfoto, selfie dan kegiatan yang sebenarnya kurang bermanfaat. Walhasil bunga dan tumbuhan yang ada bnyak yang rusak dan kotor.

Eet lagi menatap taman labirin dari atas menara






Capek berkeliling di Taman Bunga Nusantara akhirnya kami kelaparan. Mulailah mencari jajanan yang ada di dalam Taman, dan akhirnya kami menemukan BAKSO....hahaha ya BAKSO




Selesai makan, kami berkeliling dan akhirnya pulang kembali ke Jakarta. Dan bonusnya perjalanan pulang yang lebih ekstrim dari perjalanan kesini. Seketika bibirku tersenyum mengingat sulitnya perjalanan pergi dan pulang ke Taman Bunga Nusantara ini,. Harapan saya agar pemerintah bisa memperbaiki akses ke Taman ini karena Taman ini sangat bagus, bahkan kemaren saya lihat ada banyak pengunjung yang merupakan orang asing..




















CLARK a.k.a ANGELES CITY

airasia.com


Sudah lama rasanya aku ga menulis di Blog ini..
Ahaaa tiba2 aku bersemangat menulis lagi.. 
Kali ini aku menuliskan sediki pengalaman aku ketika berkunjung ke Clark Philipine..

Karena sesuatu dan lain hal mengharuskan aku berangkat ke Clark Philipine,. dengan membawa 28 orang di dalam group. Seperti biasa, sebagai tour guide part time aku harus pandai2 mengatur waktu bekerja full time ku dengan waktu menjadi Tour Guide.

Ok langsung saja aku bercerita mengenai perjalanan singkat ku.
Perjalanan dimulai dari Singapore menuju Clark, atau lebih terkenal dengan sebutan Angeles City.. Entahlah kenapa namanya Angeles city, mungkin nanti setelah aku sampai di sana aku akan mengerti alasan mereka menggunakan nama Angeles City.

Pesawat menerbangkan kami dari Changi Airport ke Airport di Clark.. Angeles city philipine.

Airport di Clark..(photo saya ambil ketika antri check in penerbangan pulang, karena pada saat datang kami sampai sudah larut malam serta posisinya langsung di pintu imigrasi sehingga tidak dibenarkan menggunakan kamera)


Sesampainya di Clark philipine... kami melewati proses imigrasi, sedikit kesulitan karena tidak ada sign board yang jelas untuk foreigner di kedatangan. bolak balik ke counter imigrasi kemudian disuruh ke pintu masuk lagi untuk mengisi formulir, kebanyakan foreigner yang pertama kali datang ke sini tidak mengetahui adanya formulir ini karena memang tidak ditempatkan di posisi yang gampang dilihat serta tidak adanya petugas yang mengarahkan untuk mengisi formulir kedatangan untuk foreigner.. Antrian yang cukup panjang juga menyebabkan kami menghabiskan waktu 1 jam 45 menit untuk melewati proses di imigrasi.

Setelah melewati proses imigrasi, masing masing kami sibuk mencari sim card local.. dan kami memilih provider global... dengan harga PHP 200 ( 200 pesos) untuk perdana sim card. Minibus dari hotel telah menunggu untuk membawa kami ke Savannah Resort Hotel.. 


Savannah Resort Hotel
Perjalanan panjang dari Jakarta- Singapore - Philipine menyisakan kelaparan hahaha...
akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di restaurant hotel.. 
Rusa bakar


Akhirnya malam kami habiskan duduk2 di lobby hotel dan di kolam renang belakang hotel. sambil merancang kegiatan untuk esok harinya. 
Kami mulai melihat lihat peta dan tempat wisata yang direkomendasikan pihak hotel 


Hari kedua diawali dengan sarapan di hotel.. perjalanan dilanjutkan ke beberapa tempat wisata outbond dan ke beberapa tempat ibadah.

Malam ke dua.. karena group kami terdiri dari laki2 dan perempuan akhirnya kami memutuskan untuk melihat2 kehidupan malam di kota ini.. Dan apa yang saya temui bahwa Clark adalah Syurga dunia malam untuk para lelaki.. hmmm

Sebuah kawasan bernama Walking Street. dari ujung ke ujung tempatnya dipenuhi dengan pub, bar, dan discothek yang menyuguhkan berbagai macam hiburan. Mulai dari tarian erotis, minuman alkohol dan nudes group dari para dancer muda. kalau dilihat dari ras para penari di sini kulitnya putih2 dan cantik karena kebanyakan mereka campuran dari Asia dan American,, Bahasa yang mereka gunakan juga lebih mendekati America English,.. Setelah berbicara dengan beberapa penari local dan bartender baru lah saya mengerti kenapa daerah ini disebut Angeles City.. Karena dulu disini adalah pangkalan America,.. gaya hidup serta kuliner disana juga lebih menyerupai makanan America,, bahasa dan kultur, serta masih banyak bangunan dan peninggalan america disini.. 
Kendaraan mereka juga dikemudikan dari sebelah kiri. 

Peta kawasan Pampangas .. Walking Street...
Kami habiskan malam dari satu cafe ke club.. street food dan berjalan disepanjang walking street. kemudian pulang kembali ke hotel. 


Hari berikutnya kami berjalan-jalan ke pusat perbelanjaan, SM Mall... dan beberapa Mall lainnya..


foto diambil di depan general salon SM Mall

SM Mall

 Setelah berjalan2 di dalam Mall, kami mulai berjalan2 di luar gedung Mall.. menikmati transportasi lokal... Taksi lokal yang merupakan mini bus zaman dulu peninggalan America yang diubah menjadi angkutan tidak ubahnya angkutan kota di indonesia..

Angkutan kota di Clark
Motor yang dimodifikasi seperti bemor di indonesia.



Ini lah beberapa transportasi lokal di Clark Philipine..
Kami berjalan melewati jembatan penyeberangan dari SM Mall ke Pampangas Market..

Jembatan menuju Pampangas Market...
Posko Polisi di Pampangas Market


Setelah berkeliling.. kami memutuskan makan di restaurant India di Pampangas Market, setelah 3 hari menikmati American food. 

Restaurant Mother India di Clark Philipine.


Setelah menikmati makan siang, akhirnya kami berjalan2 di sekitaran pasar lokal... melihat- lihat suasana pasar lokal philipine.

Suasana pasar lokal yang kebetulan masih sepi pada saat kami berkunjung..

Puas mengelilingi pasar.. malamnya kami mengunjungi Casino untuk melihat2 suasana perjudian lokal Clark Philipine.. 

Casino 

suasana di pintu masuk casino


Lelah mengunjungi Casino dan memainkan beberapa permainan kami memutuskan pulang ke hotel dan beristirahat.. Seperti biasa aku akan mulai selfie di kamar tanpa kenal waktu hahaha..
Diperjalanan pulang,.. kami mampir di sebuah cafe untuk minum dan melepaskan lelah,, dan sungguh disaat yang tepat di cafe ada pengunjung yang sedang merayakan ulang tahun,, dan sungguh dewi fortuna sedang berpihak kepadaku,,, tanpa disangka aku dapat hadiah sebuah boneka dari pengunjung yang berulang tahun ,.. nasib baik sedng berpihak kepadaku,.. boneka yang diberikan secara random akhirnya menjadi hadiah buat aku... dengan sangat gembira aku membawa boneka teddy bear itu balik ke hotel dan akhirnya bisa menjadi teman selfie.


My yellow teddy bear and me

Wefie

Akhirnya aku menyalurkan bakat selfie 
Selfie sambil packing untuk balik ke singapore besok siang.

Pagi harinya kami sarapan di hotel.. dilanjutkan dengan berenang sambil menuggu waktu check out..
Penerbangan ke Singapore pukul 15:30 jadi kami masih punya banyak waktu untuk bersantai2.. menicure, pedicure, massages,, dan akhirnya bertolak ke Airport.

Bye Clark...See u when I see u..
But honestly.. Clark is heaven for pleasure seeker...Especially for guy.. who wanna enjoy night life and freedom. Thats my opinion.. as ayoung lady,,.. i have nothing much to do here... 


Clark Airport... Check in time

Suasana di ruang tunggu Clark airport..

Bye Clark.. Till we meet again..

Selasa, 16 Mei 2017

BOLEH BAH... Sabah 2013

Semakin banyak tempat yang kita kunjungi, semakin banyak ilmu yang akan kita dapatkan.
Kali ini aku kembali mengingat dan menuliskan pengalamanku beberapa kali berkunjung ke Sabah, Malaysia. Kali ini aku akan menceritakan kunjungan pertama ku

Kunjungan pertamaku ke Sabah pada bulan September 2013, pada saat itu aku berencana hanya 3 hari di Sabah, Perjalanan dimulai dari Jakarta. Terbang ke Singapore, seperti biasa aku melakukan control jantung di Tan Tock Seng Hospital, Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Kota Kinabalu, Sabah.

Perjalanan ke Sabah kurang lebih 2 Jam 15 menit dari Singapore. Sesampainya di Sabah aku merasakan suasana yang berbeda bila dibandingkan dengan negeri-negeri di Malaysia lainnya. dan yang paling menarik, penduduk dari semenanjung ( Kuala Lumpur, Penang, dan malaysia barat tetap harus melalui proses immigrasi untuk dapat memasuki wilayah Sabah ini.) hmmmm inilah pelajaran pertama yang aku petik hari ini.

Proses pemeriksaan passport kulewati,, sambil mendorong trolley aku menuju ke luar airport. menunggu Keluarga yang akan menjemputku.

Aku membawa bika ambon sebagai oleh-oleh sesuai permintaan, juga Royal Salute Red.
selang beberapa menit, keluarga datang menjemput.. yihaaaaa.... adventure begin...

Warm hug,.. forehead kiss n then.. all set..
here we go....
makan first..
halal dimsum.. its my fave now...
Pertama aku mencoba dimsum disini..
Rasanya enak banget.

Uniknya Sabah... majority penduduknya berkulit putih, sabahan.. look like chinesse..
Ada beberapa suku di sana yang ras nya seperti chinesse,.
Ada suku iban, khadazan, dan lain lain. Kalau di malaysia mereka lebih dikenal dengan sebutan Sabahan artinya orang sabah.. Dan ras nya lebih ke china-chinaan.

Komunitas muslim disini tidak terlalu banyak, begitu juga dengan India.
Sabahan di dominasi oleh suku iban, khadazan yang wajah dan perawakannya lebih mirip suku tionghoa, dan bahasanya pun lebih mirip bahasa kalimantan Indonesia..

Dan yang paling khas di Sabah adalah... BOLEH BAH... :)

View from my hotel room in Tanjung Aru Sabah
Hari pertama ini aku dibawa jalan jalan ke Tanjung Aru, Pantai yang paling terkenal di Kota Kinabalu, Menikmati pemandangan Kota Kinabalu dari Kereta Api Wisata, (kereta api jaman dahulu yang diberdayakan untuk objek wisata)


malam harinya aku dibawa mengunjungi pasar malam philipino night market. Mayoritas disini penjualnya adalah philipino, Pasar ini ada di daerah Gaya Street Kota Kinabalu.

Hari kedua kami berangkat lagi ke salah satu pulau tujuan wisata di Sabah, yaitu Pulau Labuan.
Pulau yang terkenal dengan Duty Free nya.Perjalanan ke Labuan ditempuh selama dua jam dari Kota Kinabalu dengan menggunakan Ferry.


Otw ke Pelabuhan 


Ticket Ferry ke Labuan


Perjalanan kali ini sangat menggembirakan, Sebenarnya setiap perjalanan sangat menggembirakan bagi saya.
Suasana dalam Ferry ke Pulau Labuan
Sesampai di Labuan, kami melewati proses pemeriksaan lagi, woww pulau ini special, Karena pulau ini terkenal dengan Duty Free. Kami duduk sejenak di pelabuhan, memikirkan apa rencana selanjutnya..

Pelabuhan Pulau Labuan

Pelabuhan Pulau Labuan
Labuan Here I am

Labuan.. Here I am
Akhirnya kami memutuskan menyewa satu mobil Myvi.. untuk berkeliling keliling Pulau Labuan..
Pulau ini berukuran mungil, Berkeliling pulau ini hanya butuh waktu satu sampai satu setengah jam saja, Hal yang paling banyak dilihat disini adalah Hotel, Bar, Pub Cafe, Wine n Liquor Shop.


Kami berkeliling, menikmati suasana sore sampai malam. Makan mie kolok (sama saja dengan mie kolok di Kota kinabalu), dan nongkrong di Cafe, Malamnya kami menikmati night life di bar setempat. Hmmmm seperti yang saya ungkapkan tadi... disini banyak banget bar, cafe, dan banyak banget philipino girl. so cute actually Mereka berpostur kecil seperti orang orang sunda kalau di Indonesia. Hmmmm night life so happening here...

Semalam di Labuan kami sudah cukup puas. Segera balik ke Kota Kinabalu. Sebelum pulang, kami sempatkan belanja mumpung kota/pulau ini Pulaunya Duty Free..

Belanja rokok untuk rekan rekan di Kota Kinabalu, Wine dan liquor.
Seharusnya setiap orang hanya boleh membeli 2 botol wine,.. tapi berkat keahlian dan kenalan yang ada kami berhasil membeli banyak Liquor dan wine untuk rekan rekan di Kota Kinabalu.

Hasil buruan untuk Mr K
Kali ini perjalanan ferry dari Labuan ke Kota Kinabalu, kami habiskan untuk tidur di dalam ferry.. hahahaha sisa capek berjalan-jalan semalam membuat kami lelap sampai akhirnya tiba di waterfront Kota Kinabalu.

Sampai di Kota Kinabalu (KK) kami istirahat sejenak, Melanjutkan acara jalan2 keliling Kota Kinabalu...

Puas berkeliling Kota Kinabalu akhirnya kami menuju Kundasang.
Perjalanan ke Kundasang memanjakan mata kita dengan pemandangan alam yang hijau dan indah





Boleh Bah ...
Perjalanan selanjutnya adalah ke Kundasang
Menikmati Strawberry hasil alam Kundasang

Kundasang Strawberry



Daerah Kundasang berhawa dingin karena terletak di lereng Pegunungan Kinabalu.
Banyak buah dan sayur hasil alam lokal dijual disini. Selain itu makanan ringan khas disini adalah chicken wing bbq... atau sayap ayam yang di bakar..

Pemandangan di Kaki gunung Kinabalu ini sangat indah, dingin dan menyegarkan.



 Diperjalanan kami singgah di toko pusat souvenir setempat, namanya Pekan Nabalu...



Seperti biasa ada beberapa hasil buruan yang saya beli,, hehehe untuk kenang kenangan..
Ingin rasanya masuk ke Dairy Farm, yaitu peternakan sapi perah yang sekaligus dengan pengolahan susu dan yoghurt. Namun kami sampai di Desa Dairy Farm terlalu sore, sehingga sudah tidak bisa lagi masuk untuk melihat lihat. Suatu saat nanti aku pasti akan ke sini dan berkunjung ke Dairy Farm.


beberapa hasil buruan di Pekan Nabalu.
Puas berjalan jalan di Kundasang, Kami teruskan perjalanan ke Sandakan. Waktu tempuh ke Sandakan lebih kurang 4 jam perjalanan darat.

Lelah diperjalanan hilang begitu sampai di Sandakan. Aku dibawa menikmati sea food yang sangat terkenal dan enak banget di Sandakan

Dan akhirnya perjalanan yang hanya direncanakan 3 hari, berubah menjadi 5 hari.
Berat hati meninggalkan Sandakan. Begitu banyak kisah indah di Sandakan. Aku berharap suatu saat nanti aku akan datang kesini lagi..

Hari terakhir di Sandaka, aku berkeliling kota kecil ini dan menikmati dimsum khas Sandakan. Kemudian berangkat ke Airport untuk melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur dan kembali ke Jakarta.

Its time to go home
Setelah sedikit drama di Airport, akhirnya aku berangkat meninggalkan Sandakan,.. Terbang menuju Kuala Lumpur ..

Bye Sandakan,, Bye My K. Till we meet again




Perjalanan ini begitu menyenangkan..
Till we meet again..
U r always in my heart..

Jakarta - Singapore - Kota Kinabalu - Sandakan - Kuala Lumpur - Jakarta.
Hatiku tertinggal di Sabah...


Mendadak ke Malaka

Melacca/Malaka Sama seperti kota lainnya di Malaysia, Melacca punya ciri khas tersendiri yang tidak bisa saya lupakan. Sua...