Minggu, 03 Desember 2017

Colmar Tropicale Resort dan Japanesse Village Kuala Lumpur

Beberapa tahun yang lalu saya pernah melihat postingan seseorang menceritakan tentang sebuah tempat bernuansa prancis (french village) di daerah Kuala Lumpur Malaysia,.. Ingin sekali rasanya berkunjung ke sana tapi selalu saja tidak ada waktu,

Beruntung kali ini saya berkesempatan ke sana dalam rangka mengisi waktu setelah menyaksikan Pembukaan Sea Games ke 29 di Stadium Bukit Jalil Kuala Lumpur.

Jauh hari sebelum keberangkatan saya ke Kuala Lumpur, saya sudah mencari informasi mengenai tempat ini, namanya Colmar Tropicale Resort. Beberapa informasi yang saya baca dari blog teman-teman, tiket transportasi dan masuk ke Colmar Tropicale Resort ini tidak bisa dibeli online, harus beli langsung di Berjaya Times Square Kuala Lumpur. Tempat jual tiketnya lebih menyerupai salon dan tempat spa.
Colmar Tropicale Shuttle Bus Ticket Counter (ada penampakan teman saya di kaca hehehe)
Takut tidak kebagian tiket, akhirnya saya minta tolong teman di Kuala Lumpur untuk membelikan tiket tersebut buat saya ( btw thanks Ganesh for the Ticket)  Menurut informasi dari dia juga cukup sulit untuk memperoleh tiket karena pada saat makan siang teman saya ke sana dan counter nya kosong alias tidak ada petugas.. Hari kedua nya akhirnya dia berhasil mendapatkan ticket buat saya.. Harga tiketnya RM 60 untuk satu pengunjung. Terdapat dua pilihan waktu berangkat dan dua pilihan waktu pulang kembali ke Kuala Lumpur,.. Berangkat pukul 09.30 AM, atau 12.00 dan balik pukul 3:30 PM atau 18:30 PM. Saya memilih berangkat pukul 09:30 AM dan balik ke KL pukul 3:30 PM.

Shuttle bus ticket Berjaya Time Square - Colmar Tropicale
Akhirnya pada waktu yang telah ditetapkan, saya dan seorang teman saya berangkat ke Colmar Tropicale, sedikit insiden pada saat menaiki Minibus dari Berjaya Time Square, ada beberapa penumpang yang tidak sabaran dan akhirnya terjadi sedikit perdebatan,.. hmmm its really spoil my mood,..
Perjalanan ke sana memakan waktu 1 jam 30 menit. Sesampai di sana kami langsung turun dan berjalan menikmati suasana hotel yg dibangun dengan nuansa Prancis,.. tidak salah kiranya kalau mereka menyebutnya French Village. Seperti kebanyakan pengunjung lainnya, saya pun berbaur dengan mereka dan mulai mencari spot untuk berfoto dan mengabadikan moment perjalanan saya ke
sini.
Colmar Tropicale Hotel 


Colmar Tropicale Hotel dilihat dari kiri depan, tempat dimana Shuttle bus Pick Up and Drop Off point.






Bangunan di sini di desain seperti bangunan di Prancis, sehingga tempat ini lebih terkenal dengan sebutan French Village. Tidak banyak yang bisa dikunjungi disini. Kalau memungkinkan, saya sarankan sebaiknya rental saja mobil dan berkunjung kesini, karena kalau hanya sekedar berkunjung dan mencari spot untuk berfoto waktu dua jam sudah lebih dari cukup. Karena hanya ada satu bangunan hotel, yang dibuat sedemikian rupa seolah-olah bangunan di Prancis serta  sebuah kastil



Begini tampilan Colmar Tropicale Hotel dari sisi kanan, terlihat seperti bangunan di Negara Prancis.

Kastil di depan Colmar Tropicale Hotel


Gerbang / pintu masuk hotel Colmar Tropicale


Tampilan Gerbang Colmar Tropicale dilihat dari dalam 
Suasana di dalam lingkungan Colmar Tripocale Hotel

Di dalam kawasan hotel terdapat beberapa kios atau toko toko kecil yang menjajakan souvenir khas Comlar Tropicale, tempat ini memang sengaja di desain untuk dikunjungi oleh wisatawan, tidak sedikit juga wisatawan yang menginap di Hotel Colmar Tropicale ini.

Selain itu juga ada beberapa Restoran yang menyajikan makanan Italy, French dan western lainnya. Serta ada Pertunjukan Tarian dari Prancis yang diadakan setiap pukul 12;30 sampai pukul 13.30 Waktu Malaysia. Untuk menikmati pertunjukan tersebut pengunjung tidak dikenakan biaya karena pertunjukan dilakukan di tempat terbuka, bahkan pengunjung bisa ikut menari dan memberikan sedikit tip buat dancer serta bisa berfoto bersama dancernya.

Italian Restaurant.

Suasana di dalam kawasan Colmar Tropicale


Suasana di dalam kawasan Colmar Tropicale

Clock Tower di Pintu Masuk Colmar Tropicale


Beberapa taman bermain dan kolam di Colmar Tropiecale Hotel

Puas berkeliling Colmar Tropicale Hotel akhirnya kami bergerak ke Japanesse Village yang terletak di atas bukit sekitar 1 kilometer dari Colmar Tropicale Hotel ini, Pihak Colmar Tropicale menyediakan Shuttle Bus dari Hotel ke Japanesse Village. Bus mengantarkan kami sampai tangga depan Japanesse Village. Untuk sampai ke Japanesse Village kami harus mendaki beberapa tangga dan berjalan menuju ketinggian, sangat tidak disarankan untuk dikunjungi orang lanjut usia ataupun orang dengan penyakit jantung.

Tangga Pertama Menuju Japanesse Village
Kelelahan setelah mendaki puluhan anak tangga, dilanjutkan dengan tanjakan.

Masih harus naik tangga lagi... :(


Tangga demi tangga, dilanjutkan dengan tanjakan, kemudian tangga lagi hahahah... kaki serasa mau patah.

Here we are.. Japanesse Village

Akhirnya sampai juga di Japanesse Village, dan perjalanan di dalamnya masih harus nanjak dan masuk ke kebun-kebun..:)

Seperti biasa... exist hahahah

So Japanesse... 
Di Japanesse Village terlihat seperti kebun dengan tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam, sangat asri dan bersih. terdapat jembatan yang airnya sangat bersih. dipuncak Japanesse Village terdapat Rumah bergaya bangunan Jepang, Pengunjung dapat berfoto dan dapat menyewa pakaian tradisional Jepang untuk berfoto sehingga lebih terasa suasana Jepangnya..


Japanesse House

Japanesse House




Traveling Partner saya berfoto di depan Japanesse House

Di kawasan Japanesse Village ini juga terdapat Spa Khas Jepang, serta Taman bermain

Tatami Spa.


Taman di Japanesse Village
Selesai berjalan-jalan di Japanesse Village kami kembali ke Colmar Tropicale menggunakan Shuttle bus yang telah siap menunggu,.

Sesampainya di Colmar Tropicale kami istirahat sebentar sambil menunggu Bus yang akan mebawa kami kembali ke Berjaya Times Square. Setelah menunggu sebentar akhirnya waktu menunjukkan pukul 4.00 PM akhirnya kami kembali ke Kuala Lumpur.



Rabu, 17 Mei 2017

Taman Bunga Nusantara.. Cipanas Indonesia..

Tahun lalu saya sempat berjalan-jalan ke kawasan Taman Bunga Nusantara di cipanas provinsi Jawa Barat dengan teman masa kecil ku, Namanya Etika Purna Wanita. Perjalanan kami mulai dari Jakarta menggunakan Kereta Commuter menuju bogor. Dari bogor kami naik angkot ke terminal Baranangsiang.. Kemudian dari terminal Baranang Siang kami naik Angkutan Pedesaan menuju Cipanas.

Perjalanan tidak semulus yang kami kira, Angkutan pedesaan yang kami tumpangi ke Cipanas tidaklah senyaman yang kami bayangkan.. Angkutan nya berupa kendaraan minivan yang dimodifikasi menjadi angkutan penumpang dan tentu saja dengan posisi tempat duduk yang dibuat sangat rapat bahkan buat orang dengan tubuh pendek seperti saya saja sudah terasa sangat sempit. Dengan posisi duduk berdesak-desakan kami menempuh perjalanan ke Cipanas dalam waktu 3 jam lebih dengan medan yang berliku, tanjakan dan turunan serta sesak nafas karena ada penumpang yang merokok di dalam angkutan..(lengkap sudah penderitaan) hihihihi....

Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang tidak menyenangkan kami sampai di Taman Bunga Nusantara. Ahhh sungguh capek dan sumpeknya perjalanan terobati dengan keindahan Taman Bunga Nusantara. Seketika kami takjub dengan keindahan Taman Bunga Nusantara ini. Setelah membeli tiket masuk kami langsung masuk dan membeli beberapa tiket atraksi kereta api mini dan lain2 atraksi di dalamnya.

Suasana di dalam Taman Bunga Nusantara

Eet senyum manis



Ada banyak pojok yang bisa kita kunjungi di dalam Taman Bunga Nusantara ini. Tidak kalah dengan taman2 wisata di luar negeri. hanya saja kekurangannya adalah sikap dan kebiasaan pengunjung yang masih belum bisa menjaga kebersihan, masih ada yang menginjak rumput dan bunga hanya sekedar untuk berfoto, selfie dan kegiatan yang sebenarnya kurang bermanfaat. Walhasil bunga dan tumbuhan yang ada bnyak yang rusak dan kotor.

Eet lagi menatap taman labirin dari atas menara






Capek berkeliling di Taman Bunga Nusantara akhirnya kami kelaparan. Mulailah mencari jajanan yang ada di dalam Taman, dan akhirnya kami menemukan BAKSO....hahaha ya BAKSO




Selesai makan, kami berkeliling dan akhirnya pulang kembali ke Jakarta. Dan bonusnya perjalanan pulang yang lebih ekstrim dari perjalanan kesini. Seketika bibirku tersenyum mengingat sulitnya perjalanan pergi dan pulang ke Taman Bunga Nusantara ini,. Harapan saya agar pemerintah bisa memperbaiki akses ke Taman ini karena Taman ini sangat bagus, bahkan kemaren saya lihat ada banyak pengunjung yang merupakan orang asing..




















CLARK a.k.a ANGELES CITY

airasia.com


Sudah lama rasanya aku ga menulis di Blog ini..
Ahaaa tiba2 aku bersemangat menulis lagi.. 
Kali ini aku menuliskan sediki pengalaman aku ketika berkunjung ke Clark Philipine..

Karena sesuatu dan lain hal mengharuskan aku berangkat ke Clark Philipine,. dengan membawa 28 orang di dalam group. Seperti biasa, sebagai tour guide part time aku harus pandai2 mengatur waktu bekerja full time ku dengan waktu menjadi Tour Guide.

Ok langsung saja aku bercerita mengenai perjalanan singkat ku.
Perjalanan dimulai dari Singapore menuju Clark, atau lebih terkenal dengan sebutan Angeles City.. Entahlah kenapa namanya Angeles city, mungkin nanti setelah aku sampai di sana aku akan mengerti alasan mereka menggunakan nama Angeles City.

Pesawat menerbangkan kami dari Changi Airport ke Airport di Clark.. Angeles city philipine.

Airport di Clark..(photo saya ambil ketika antri check in penerbangan pulang, karena pada saat datang kami sampai sudah larut malam serta posisinya langsung di pintu imigrasi sehingga tidak dibenarkan menggunakan kamera)


Sesampainya di Clark philipine... kami melewati proses imigrasi, sedikit kesulitan karena tidak ada sign board yang jelas untuk foreigner di kedatangan. bolak balik ke counter imigrasi kemudian disuruh ke pintu masuk lagi untuk mengisi formulir, kebanyakan foreigner yang pertama kali datang ke sini tidak mengetahui adanya formulir ini karena memang tidak ditempatkan di posisi yang gampang dilihat serta tidak adanya petugas yang mengarahkan untuk mengisi formulir kedatangan untuk foreigner.. Antrian yang cukup panjang juga menyebabkan kami menghabiskan waktu 1 jam 45 menit untuk melewati proses di imigrasi.

Setelah melewati proses imigrasi, masing masing kami sibuk mencari sim card local.. dan kami memilih provider global... dengan harga PHP 200 ( 200 pesos) untuk perdana sim card. Minibus dari hotel telah menunggu untuk membawa kami ke Savannah Resort Hotel.. 


Savannah Resort Hotel
Perjalanan panjang dari Jakarta- Singapore - Philipine menyisakan kelaparan hahaha...
akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di restaurant hotel.. 
Rusa bakar


Akhirnya malam kami habiskan duduk2 di lobby hotel dan di kolam renang belakang hotel. sambil merancang kegiatan untuk esok harinya. 
Kami mulai melihat lihat peta dan tempat wisata yang direkomendasikan pihak hotel 


Hari kedua diawali dengan sarapan di hotel.. perjalanan dilanjutkan ke beberapa tempat wisata outbond dan ke beberapa tempat ibadah.

Malam ke dua.. karena group kami terdiri dari laki2 dan perempuan akhirnya kami memutuskan untuk melihat2 kehidupan malam di kota ini.. Dan apa yang saya temui bahwa Clark adalah Syurga dunia malam untuk para lelaki.. hmmm

Sebuah kawasan bernama Walking Street. dari ujung ke ujung tempatnya dipenuhi dengan pub, bar, dan discothek yang menyuguhkan berbagai macam hiburan. Mulai dari tarian erotis, minuman alkohol dan nudes group dari para dancer muda. kalau dilihat dari ras para penari di sini kulitnya putih2 dan cantik karena kebanyakan mereka campuran dari Asia dan American,, Bahasa yang mereka gunakan juga lebih mendekati America English,.. Setelah berbicara dengan beberapa penari local dan bartender baru lah saya mengerti kenapa daerah ini disebut Angeles City.. Karena dulu disini adalah pangkalan America,.. gaya hidup serta kuliner disana juga lebih menyerupai makanan America,, bahasa dan kultur, serta masih banyak bangunan dan peninggalan america disini.. 
Kendaraan mereka juga dikemudikan dari sebelah kiri. 

Peta kawasan Pampangas .. Walking Street...
Kami habiskan malam dari satu cafe ke club.. street food dan berjalan disepanjang walking street. kemudian pulang kembali ke hotel. 


Hari berikutnya kami berjalan-jalan ke pusat perbelanjaan, SM Mall... dan beberapa Mall lainnya..


foto diambil di depan general salon SM Mall

SM Mall

 Setelah berjalan2 di dalam Mall, kami mulai berjalan2 di luar gedung Mall.. menikmati transportasi lokal... Taksi lokal yang merupakan mini bus zaman dulu peninggalan America yang diubah menjadi angkutan tidak ubahnya angkutan kota di indonesia..

Angkutan kota di Clark
Motor yang dimodifikasi seperti bemor di indonesia.



Ini lah beberapa transportasi lokal di Clark Philipine..
Kami berjalan melewati jembatan penyeberangan dari SM Mall ke Pampangas Market..

Jembatan menuju Pampangas Market...
Posko Polisi di Pampangas Market


Setelah berkeliling.. kami memutuskan makan di restaurant India di Pampangas Market, setelah 3 hari menikmati American food. 

Restaurant Mother India di Clark Philipine.


Setelah menikmati makan siang, akhirnya kami berjalan2 di sekitaran pasar lokal... melihat- lihat suasana pasar lokal philipine.

Suasana pasar lokal yang kebetulan masih sepi pada saat kami berkunjung..

Puas mengelilingi pasar.. malamnya kami mengunjungi Casino untuk melihat2 suasana perjudian lokal Clark Philipine.. 

Casino 

suasana di pintu masuk casino


Lelah mengunjungi Casino dan memainkan beberapa permainan kami memutuskan pulang ke hotel dan beristirahat.. Seperti biasa aku akan mulai selfie di kamar tanpa kenal waktu hahaha..
Diperjalanan pulang,.. kami mampir di sebuah cafe untuk minum dan melepaskan lelah,, dan sungguh disaat yang tepat di cafe ada pengunjung yang sedang merayakan ulang tahun,, dan sungguh dewi fortuna sedang berpihak kepadaku,,, tanpa disangka aku dapat hadiah sebuah boneka dari pengunjung yang berulang tahun ,.. nasib baik sedng berpihak kepadaku,.. boneka yang diberikan secara random akhirnya menjadi hadiah buat aku... dengan sangat gembira aku membawa boneka teddy bear itu balik ke hotel dan akhirnya bisa menjadi teman selfie.


My yellow teddy bear and me

Wefie

Akhirnya aku menyalurkan bakat selfie 
Selfie sambil packing untuk balik ke singapore besok siang.

Pagi harinya kami sarapan di hotel.. dilanjutkan dengan berenang sambil menuggu waktu check out..
Penerbangan ke Singapore pukul 15:30 jadi kami masih punya banyak waktu untuk bersantai2.. menicure, pedicure, massages,, dan akhirnya bertolak ke Airport.

Bye Clark...See u when I see u..
But honestly.. Clark is heaven for pleasure seeker...Especially for guy.. who wanna enjoy night life and freedom. Thats my opinion.. as ayoung lady,,.. i have nothing much to do here... 


Clark Airport... Check in time

Suasana di ruang tunggu Clark airport..

Bye Clark.. Till we meet again..

Mendadak ke Malaka

Melacca/Malaka Sama seperti kota lainnya di Malaysia, Melacca punya ciri khas tersendiri yang tidak bisa saya lupakan. Sua...